3 Pilihan Obat Herbal Untuk Bantu Mengatasi Tanda-Tanda Osteoporosis

Diposting pada 1 views

Pengobatan utama untuk osteoporosis ialah obat-obatan resep dokter, menyerupai bifosfonat, dan mungkin juga mencakup terapi fisik. Namun di samping itu, ada beberapa obat herbal yang diyakini berpotensi membantu mengatasi tanda-tanda osteoporosis dan mengendalikan keparahan penyakitnya.

Obat herbal untuk osteoporosis

Pengobatan utama untuk osteoporosis ialah obat 3 Pilihan Obat Herbal untuk Bantu Mengatasi Gejala Osteoporosis

Osteoporosis ialah pengeroposan tulang yang kerap menyerang orang lebih bau tanah dan wanita. Saat osteoporosis menyerang tandanya kepadatan mineral tulang menurun sehingga rentan patah dan rapuh. Untuk membantu meringankan pengeroposan tulang atau osteoporosis, berikut banyak sekali obat herbal yang bisa dikonsumsi:

1. Semanggi merah (red clover)

Dilansir dari penelitian yang diterbitkan dalam Evidence Based Complementary and Alternative Medicine, ekstrak semanggi merah dipercaya sanggup menjadi obat herbal bagi pengidap osteoporosis.

Hasil penelitian tersebut menemukan, mengonsumsi esktrak semanggi merah selama 12 ahad berefek baik untuk kesehatan tulang perempuan menopause. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa suplemen ini membantu melindungi tulang punggung dari imbas penuaan tulang akhir usia dan osteoporosis.

Penelitian lain juga menyebutkan proses penurunan kepadatan tulang terjadi lebih lebih lambat pada perempuan yang rutin mengonsumsi herbal ini. Mengapa? Semanggi merah dilaporkan mengandung isoflavon yang secara struktur menyerupai dengan estrogen alami dalam badan manusia.

Estrogen itu sendiri ialah hormon yang membantu melindungi kepadatan dan kekuatan tulang. Penurunan kadar hormon estrogen dalam badan merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko osteoporosis.

2. Black cohosh

Black cohosh ialah herbal yang terkenal dipakai oleh masyarakat Indian Amerika untuk mengatasi duduk perkara kesehatan wanita. Black cohosh banyak dipakai untuk mengobati tanda-tanda menopause, sindrom PMS, nyeri haid, jerawat, serta menginduksi persalinan. Namun selain itu, obat herbal yang satu ini juga kerap dipakai untuk mengatasi osteoporosis.

Black cohosh mengandung fitoestrogen (zat menyerupai estrogen) yang diyakini bisa membantu mencegah pengeroposan tulang. Sebuah penelitian dalam jurnal Bone menemukan bukti bahwa black cohosh mendukung pembentukan tulang pada tikus.

Meski begitu, black cohosh tidak bisa dijadikan sebagai pengganti estrogen dalam pengobatan apa pun termasuk terapi hormon. Di beberapa cuilan tubuh, black cohosh ditemukan bisa meningkatkan imbas estrogen. Sementara di cuilan lainnya black cohosh justru diamati mengurangi imbas estrogen yang merugikan tubuh.

Tetap diperlukan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti apakah obat herbal ini benar-benar efektif untuk osteoporosis atau tidak. Pastikan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai manfaat dan imbas samping obat herbal yang satu ini sebelum dikonsumsi.

3. Paku ekor kuda (horsetail)

Paku ekor kuda termasuk obat herbal yang diduga berpengaruh bisa membantu mengatasi osteoporosis. Biasanya tanaman herbal ini dikonsumsi sebagai suplemen, teh, atau kompres herbal.

Kandungan silikon di dalam paku ekor kuda dipercaya bisa membantu mengurangi pengeroposan tulang. Selain itu, tanaman dengan nama latin Equisetum arvense ini juga diduga berpengaruh bisa merangsang regenerasi tulang.

Paku ekor kuda termasuk tanaman yang mengandung antioksidan dan antiradang. Kandungan ini mempunyai senyawa yang bekerja menyerupai pil diuretik, atau dengan kata lain menciptakan Anda jadi sering kencing. Oleh lantaran itu, Anda biasanya disarankan untuk banyak minum air supaya cairan yang hilang dan keluar sanggup tergantikan.

Selain untuk osteoporosis, obat herbal ini juga dipakai untuk mengatasi penumpukan cairan di badan menyerupai edema. Kadar kolesterol yang tinggi, haid yang berat, dan kerikil ginjal juga bisa diringankan gejalanya dengan obat herbal yang satu ini. Namun, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk menunjukan keefektifannya.

Obat herbal bukanlah pengobatan utama osteoporosis

Pengobatan utama untuk osteoporosis ialah obat 3 Pilihan Obat Herbal untuk Bantu Mengatasi Gejala Osteoporosis

Meski alami, perlu diingat bahwa obat herbal bukanlah pengganti pengobatan utama. Belum ada penelitian yang menjamin 100 persen bahwa obat herbal bisa menggantikan obat medis untuk osteoporosis. Masih diperlukan banyak penelitian untuk memperkuat bukti laporan potensi obat herbal  untuk osteoporosis.

Tujuan obat herbal itu sendiri bukanlah menyembuhkan melainkan meringankan tanda-tanda dan keparahan. Oleh lantaran itu, obat herbal biasanya hanya diberikan sebagai tambahan obat dokter lainnya. Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk tetapkan mana obat herbal yang kondusif dan cocok untuk kondisi Anda. Sebab, bahan aktif di dalamnya mungkin bisa mengganggu kerja obat utama.

Obat herbal yang dikonsumsi bisa saja bereaksi negatif terhadap obat-obatan yang Anda konsumsi. Bukannya meringankan kondisi, obat herbal malah bisa memperparah kesehatan tulang dan tubuh.

Oleh alasannya itu, selalu konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi obat herbal baik dalam bentuk suplemen atau ekstrak lainnya.

Cara menentukan obat herbal yang tepat

Pengobatan utama untuk osteoporosis ialah obat 3 Pilihan Obat Herbal untuk Bantu Mengatasi Gejala Osteoporosis

Memilih obat herbal tak bisa sembarangan. Oleh karenanya, Anda perlu meminta izin dan persetujuan dokter terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko obat yang mungkin mengacaukan pengobatan utama.

Jika dokter sudah memperlihatkan lampu hijaunya pada Anda untuk minum obat herbal tertentu, berhati-hatilah sebelum membelinya. Jangan gampang tergiur oleh harga yang murah dan iklan yang menjanjikan. Akan jauh lebih baik jikalau Anda meminta dokter untuk merekomendasikan beberapa produk yang tepat.

Produk yang Anda beli di pasaran  bahwasanya bisa dicek terlebih dahulu di laman Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) http://cekbpom.pom.go.id/.

Hal ini dimaksudkan untuk melihat keamanan obat apakah sudah terdaftar di BPOM atau belum. Biasanya Anda bisa mengeceknya melalui nomor pendaftaran yang tertera di kemasan, merek, atau nama produknya.

Pastikan juga untuk mengecek tanggal bau obat herbal untuk osteoporosis yang Anda beli. Hal ini untuk mengantisipasi obat bau yang ternyata masih beredar di pasaran.

Setelah semuanya aman, bacalah petunjuk penggunaan mengenai kapan harus diminum dan berapa kali penggunaannya.