Nama-Nama Bulan Islam Dalam Urutan Kalender Hijriyah Dan Maknanya

Diposting pada 8.232 views

Nama-nama bulan Islam dan artinya – Kalender Hijriyah merupakan sistem penanggalan Arab yang dipakai oleh umat Islam. Standar kalender dunia memang memakai kalender Masehi, namun ada juga sistem kalender Hijriyah. Ada 12 nama-nama bulan Hijriyah, dimana urutan bulan Hijriyah dimulai dari bulan Muharram hingga bulan Dzulhijjah.

Nama Hijriyah dipakai sebagai penamaan kalender alasannya ialah pada tahun pertama kalender ini terjadi insiden hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Tahun 1 Hijriyah bertepatan dengan tahun 622 Masehi.

Kalender Islam memakai peredaran bulan sebagai acuannya. Hal ini berbeda dengan kalender Masehi yang dihitung memakai peredaran pada matahari. Berbeda dengan bulan Masehi dimana pergantian tanggal ketika tengah malam, pada bulan Hijriyah pergantian malam ialah waktu Maghrib.

Pada kalender Masehi terdapat 365 atau 366 hari. Sedangkan jumlah hari kalender Hijriyah ialah 354 atau 355 hari. Artinya ada selisih 11-12 hari lebih cepat antara kalender Hijriah dan Masehi.

Berikut merupakan urutan 12 bulan kalender Islam, dari mulai Muharram sebagai bulan pertama hingga Dzulhijjah sebagai bulan ke-12.

Urutan Bulan Hijriah

  1. Muharram (30 hari)
  2. Safar (29 hari)
  3. Rabi’ul Awal (30 hari)
  4. Rabi’ul Akhir (29 hari)
  5. Jumadil Awal (30 hari)
  6. Jumadil Akhir (29 hari)
  7. Rajab (30 hari)
  8. Sya’ban (29 hari)
  9. Ramadhan (30 hari)
  10. Syawal (29 hari)
  11. Dzulkaidan (30 hari)
  12. Dzulhijjah (29/30 hari)
 Kalender Hijriyah merupakan sistem penanggalan Arab yang dipakai oleh umat Islam Nama-Nama Bulan Islam dalam Urutan Kalender Hijriyah dan Maknanya

Nama-Nama Bulan Hijriyah

Lebih lengkapnya, berikut 12 nama-nama bulan Islam secara berurutan dalam kalender Hijriyah beserta urutannya dan dijelaskan beserta arti dan maknanya.

1. Muharram

Muharram ialah bulan pertama dalam urutan bulan Hijriyah. Tanggal 1 Muharram diperingati sebagai tahun gres Hijriyah. Arti Muharram ialah yang diharamkan atau menjadi pantangan. Dinamakan Muharram alasannya ialah dulunya orang tidak boleh berperang di bulan ini.
Tanggal 10 Muharram diperingati sebagai hari Asyura’ dimana umat Islam disunnahkan menjalankan puasa Asyura’. Jumlah hari bulan Muharram ialah 30 hari.

2. Safar

Bulan kedua dalam sistem kalender Hijriyah ialah bulan Safar atau Shofar. Arti Safar ialah kosong. Dinamakan bulan Sofar alasannya ialah pada bulan ini para perjaka pergi merantau dari perkampungannya.
Jumlah hari bulan Safar ialah 29 hari.

3. Rabi’ul Awal

Bulan ketiga dalam urutan bulan Islam ialah bulan Rabi’ul Awal. Arti Rabi’ul Awal ialah masa kembalinya orang-orang yang merantau. Dinamakan bulan Rabi’ul Awal alasannya ialah bulan ini bertepatan dengan ekspresi dominan semi.
Tanggal 12 Rabi’ul Awal menjadi hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dan diperingati tiap tahunnya oleh muslim. Jumlah hari bulan Rabiul Awal ialah 30 hari.

4. Rabi’ul Akhir

Rabi’ul Akhir atau Rabi’uts Tsani menjadi urutan bulan keempat dalam kalender Hijriah. Arti Rabi’ul Akhir ialah simpulan masa menetapnya laki-laki. Dinamakan Rabi’ul Akhir alasannya ialah pada bulan ini orang-orang menggembalakan ternak di rerumputan.
Jumlah hari bulan Rabiul Akhir ialah 29 hari.

5. Jumadil Awal

Jumadil Awal atau Jumadil Ula menjadi urutan bulan kelima dalam kalender Hijriyah. Arti Jumadil Awal ialah awal kekeringan. Dinamakan Jumadil Awal alasannya ialah bulan ini menjadi awal mulainya ekspresi dominan masbodoh dimana air membeku (jumud).
Jumlah hari bulan Jumadil Awal ialah 30 hari.

6. Jumadil Akhir

Bulan keenam dalam urutan kalender Islam ialah Jumadil Akhir atau Jumadil Tsaniyah. Arti Jumadil Akhir ialah simpulan kekeringan. Dinamakan Jumadil Akhir alasannya ialah bulan ini juga jatuh pada ekspresi dominan dingin.
Jumlah hari bulan Jumadil Akhir ialah 29 hari.

7. Rajab

Rajab menjadi bulan ketujuh kalender Islam. Arti Rajab ialah mulia atau juga sanggup diartikan menahan diri dari peperangan. Pada zaman dulu, orang Arab begitu memuliakan bulan Rajab. Rajab termasuk dalam bulan-bulan suci.
Pada tanggal 27 Rajab diperingati sebagai hari Isra’ Mi’raj, dimana Nabi Muhammad menjalankan aktivitas Isra’ dan Mi’raj. Jumlah hari bulan Rajab ialah 30 hari.

8. Sya’ban

Urutan bulan Hijriyan yang ke-8 ialah bulan Sya’ban. Arti Sya’ban ialah berkelompok. Dinamakan Sya’ban alasannya ialah pada bulan ini biasanya orang Arab berpencar secara berkelompok untuk bekerja dan mencari air.
Jumlah hari bulan Syaban ialah 29 hari.

9. Ramadhan

Ramadhan (ejaan lain Romadhon dan Ramadan) menjadi bulan kesembilan dalam kalender Hijriah. Arti Ramadhan ialah sangat panas. Dinamakan Ramadhan alasannya ialah pada bulan ini akan aben dosa-dosa.
Pada bulan Ramadhan, umat Islam wajib menunaikan ibadah puasa selama 1 bulan penuh. Muslim wajib menahan lapar, haus dan segala sesuatu yang membatalkan puasa selama bulan Ramadhan. Segala ibadah di bulan puasa juga dilipatgandakan pahalanya.
Jumlah hari bulan Ramadhan ialah 30 hari.

10. Syawal

Bulan Syawal merupakan urutan bulan kesepuluh dalam sistem kalender Hijriah yang dipakai umat Islam. Arti dari Syawal ialah kebahagiaan. Dinamakan Syawal alasannya ialah pada bulan ini unta betina kekurangan susu.
Pada tanggal 1 Syawal diperingati sebagai Hari Raya Idul Fitri yang menjadi hari raya umat Islam di seluruh dunia. Hari raya Idul Fitri diperingati sesudah umat Islam berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.
Jumlah hari bulan Syawal ialah 29 hari.

11. Dzulkaidah

Dzulkaidah atau Dzulqo’dah ialah bulan ke-11 dalam kalender Islam. Arti Dzulkaidah ialah waktu istirahat. Dinamakan Dzulkaidah alasannya ialah bangsa Arab duduk dan tidak berangkat untuk perang, alasannya ialah bulan ini termasuk bulan haram yang tidak boleh perang.
Jumlah hari bulan Dzulkaidah ialah 30 hari.

12. Dzulhijjah

Dzulhijjah menjadi bulan terakhir dalam kalender Hijriyah. Arti Dzulhijjah ialah yang menunaikan haji. Bulan ini termasuk bulan-bulan suci. Dinamakan Dzulhijjah alasannya ialah umat Islam melakukan ibadah Haji pada bulan ini.
Pada tanggal 10 Dzulhijjah diperingati sebagai hari raya Idul Adha, dimana umat Islam dianjurkan menyembelih binatang kurban. Jumlah hari bulan Dzulhijjah ialah 29 atau 30 hari.
Demikianlah urutan 12 nama-nama bulan Hijriyah dalam sistem kalender Islam selengkapnya. Dijelaskan juga arti dan makna penamaan tiap bulan serta jumlah hari bulan Hijriyah. Semoga sanggup bermanfaat dan menjadi referensi.