Nama-Nama Wali Songo Beserta Biografi Dan Sejarahnya [Terlengkap]

Diposting pada 2.987 views

Nama-nama wali songo dan sejarahnya – Wali songo ialah sebutan untuk 9 tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa sekitar kurun 14. Nama-nama 9 wali songo itu antara lain ialah Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kudus, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, Sunan Muria dan Sunan Gunung Jati.

Sejarah wali songo ditandai dengan berakhirnya era Kerajaan Hindu-Budha menuju era Kerajaan Islam di Indonesia. Peran wali songo sangat penting dalam penyebaran agama Islam di Indonesia, terutama di tanah Jawa.

Pusat dakwah wali songo berfokus pada tiga daerah, yakni di Jawa Timur (Gresik-Lamongan-Surabaya), Jawa Tengah (Demak-Kudus-Muria) dan Jawa Barat (Cirebon). Sampai ketika ini, makam-makam wali songo masih sering dikunjungi untuk ziarah dan untuk wisata religi.

Kisah wali songo pun banyak diceritakan dan dijadikan inspirasi, terutama dalam metode dakwah agama Islam. Meski kadang juga terjadi perdebatan mengenai kisah dan sejarah wali songo, terutama asal muasal dan silsilah wali songo itu sendiri.

(baca juga nama-nama hero Indonesia)

 tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa sekitar kurun  Nama-Nama Wali Songo Beserta Biografi dan Sejarahnya [Terlengkap]

Nama-Nama Wali Songo dan Sejarahnya

Di bawah ini akan dijelaskan sejarah wali songo dan biografi singkatnya, dari mulai Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kudus, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, Sunan Muria dan Sunan Gunung Jati.

Sunan Gresik

Sunan Gresik ialah yang pertama kali membuatkan agama Islam di tanah Jawa. Nama orisinil Sunan Gresik ialah Maulana Malik Ibrahim. Ia merupakan wali songo tertua atau dapat dibilang yang paling senior di antara yang lain.
Diperkirakan Sunan Gresik berasal dari wilayah Afrika Utara atau wilayah Asia Tengah. Ada juga yang menyampaikan ia berasal dari Persia. Memang sejarah Sunan Gresik masih menjadikan perdebatan hingga ketika ini.
Masa dakwah Sunan Gresik dilakukan di kawasan Manyar, akrab kota Gresik. Sunan Gresik lalu wafat pada tahun 1419 di Leran, Manyar. Makan Sunan Gresik ada di desa Gapura, Gresik.

Sunan Ampel

Sunan Ampel ialah anak Sunan Gresik dengan istrinya, Dewi Condro Wulan. Nama orisinil Sunan Ampel ialah Raden Rahmat. Ia merupakan keturunan ke-19 Nabi Muhammad SAW yang lahir di kawasan Champa.
Dakwah Sunan Ampel dilakukan di kawasan Surabaya. Ia dikenal membuatkan aliran Moh Limo, yakni moh main, moh ngombe, moh maling, moh madat dan moh madon, yang berarti tidak main judi, tidak minum minuman keras, tidak mencuri, tidak narkoba dan tidak berzina.
Sunan Ampel wafat pada tahun 1481 di kota Demak. Makam Sunan Ampel ada di sebelah Masjid Ampel di kota Surabaya.

Sunan Bonang

Sunan Bonang ialah anak dari Sunan Ampel dan istrinya, Nyai Ageng Manila. Nama orisinil Sunan Bonang ialah Maulana Makhdum Ibrahim.
Ia berguru agama Islam semenjak kecil, dan menimba ilmu di Malaka dan Pasai serta sempat berguru pada Sunan Giri. Dakwah Sunan Bonang lalu difokuskan di kota Tuban. 
Ia dikenal mempunyai metode dakwah yang unik yaitu dengan memakai kesenian dan musik. Sunan Bonang lalu wafat pada tahun 1525. Makam Sunan Bonang ada di kawasan Tuban.

Sunan Drajat

Sunan Drajat ialah sunan yang bergelar Raden Syarifudin. Nama orisinil Sunan Drajat ialah Raden Qasim. Ia ialah anak dari Sunan Ampel dan saudara dari Sunan Bonang.
Sunan Drajat berguru pada Sunan Muria. Ia lalu berdakwah di desa Jelog, Lamongan akrab daerh Gresik. Sunan Drajat mendirikan pesantren di desa Drajat, Paciran, Lamongan.
Sunan Drajat wafat pada tahun 1522. Makam Sunan Drajat ada di desa Drajat, kecamatan Paciran, Lamongan.

Sunan Kudus

Sunan Kudus ialah cucu Sunan Ampel dan putra Sunan Ngundung. Nama orisinil Sunan Kudus ialah Ja’far Shadiq yang lahir pada tahun 1400.
Dalam mempelajari ilmu agama, Sunan Kudus berguru hingga ke kota Al-Quds, Yerusalem. Ia lalu berdakwah di desa Loram, Kudus, Jawa Tengah. Ia juga bergelar Wali Al-Ilmi dan mempunyai tugas besar dalam Kesultanan Demak.
Sunan Kudus wafat pada tanggal 5 Mei 1550. Makam Sunan Kudus ada di kota Kudus, Jawa Tengah sesuai lokasi dakwahnya.

Sunan Giri

Sunan Giri ialah putra Maulana Ishad, seorang ulama dari Malaka. Nama orisinil Sunan Giri ialah Raden Paku atau Muhammad Ainul Yaqin. Ia lahir pada tahun 1442.
Sunan Giri ialah murid dari Sunan Ampel. Ia juga merupakan saudara seperguruan Sunan Bonang. Setelah ayahnya wafat, Sunan Giri menggantikan posisi ayahnya untuk mengajar ilmu agama. Ia lalu mendirikan pemerintahan Giri Kedaton di Gresik.
Sunan Giri wafat pada tahun 1506. Makam Sunan Giri terletak di desa Giri, kecamatan Keboman di kawasan Gresik.

Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga ialah anak dari adipati Tuban berjulukan Raden Sahur atau Tumenggung Wilatikta. Nama orisinil Sunan Kalijaga ialah Raden Said. Ia lahir pada tahun 1455.
Sunan Kalijaga ialah murid dari Sunan Bonang. Dakwah Sunan Kalijaga pun cukup unik alasannya memakai metode kesenian menyerupai wayang dan gamelan sehingga lebih muda diterima masyarakat.
Sunan Kalijaga diperkirakan hidup selama 131 tahun sebelum wafat pada tahun 1586. Makam Sunan Kalijaga terletak di desa Kadilangu di kawasan Demak.

Sunan Muria

Sunan Muria ialah anak dari Sunan Kalijaga dan istrinya, Dewi Sarah. Nama orisinil Sunan Muria ialah Raden Umar Said.
Sama menyerupai ayahnya, Sunan Muria berdakwah dengan memakai kesenian dan kebudayaan Jawa sehingga lebih gampang diterima oleh masyarakat. Dakwah Sunan Muria dilakukan di gunung Muria di kawasan Muria, Jawa Tengah.
Sunan Muria wafat pada tahun 1551. Makam Sunan Muria terletak di tempat dakwahnya di kawasan Muria, Jawa Tengah.

Sunan Gunung Jati

Nama wali songo berikutnya ialah Sunan Gunung Jati. Ia lahir tahun 1448 dan merupakan anak Syarif Abdullah Umdatuddin, keturunan aristokrat Timur Tengah. Nama orisinil Sunan Gunung Jati ialah Syarif Hidayatullah.
Dakwah Sunan Gunung Jati berpusat di kota Cirebon. Kemudian sentra dakwahnya menjadi Kesultanan Cirebon. Sunan Gunung Jati juga menjadi Raja Cirebon ke-2 dengan gelar Maulana Jati.
Sunan Gunung Jati diperkirakan hidup selama 120 tahun dan lalu wafat pada tahun 1568. Makam Sunan Gunung Jati terletak di kawasan Gunung Jati di Cirebon.
Nah itulah 9 nama-nama wali songo beserta biografi, kisah, kisah dan sejarah wali songo lengkap. Peran wali songo sangat penting dalam sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia, terutama di tanah Jawa.