Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi Beserta Fungsi & Wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi)

Diposting pada 2.962 views

Fungsi dan kiprah KPK – KPK yakni abreviasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menjadi forum yang melaksanakan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Seringkali terjadi OTT KPK yang melibatkan para koruptor kelas kakap.

Adanya KPK tentu penting untuk melaksanakan pemberantasan korupsi. Seperti diketahui jikalau ada banyak kasus korupsi di Indonesia dari tahun ke tahun. Perilaku koruptif yang jelek ini tentu harus diberantas, dimana para koruptor harus menerima eksekusi setimpal.

Karena dasar itulah yang menjadi tujuan dibentuknya KPK. Tujuan KPK yakni melaksanakan pemberantasan korupsi. Hal ini juga sesuai dengan visi KPK yakni bersama elemen bangsa, mewujudkan Indonesia yang higienis dari korupsi.

Hal-hal yang berkaitan dengan kiprah KPK serta fungsi dan wewenangnya diatur dalam undang-undang, tepatnya UU nomor 30 tahun 2002 perihal Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam UU tersebut juga diatur perihal kewajiban, tanggungjawab dan struktur organisasi KPK.

Lantas apa saja tugas-tugas KPK beserta wewenangnya dalam melaksanakan pencegahan, penyidikan dan pemberantasan korupsi? Bagaimana kiprah KPK dibandingkan dengan forum aturan lain menyerupai kepolisian atau kejaksaan?

(baca juga negara terkorup di dunia)

 KPK yakni abreviasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi Tugas KPK Beserta Fungsi & Wewenang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)

Tugas KPK

Tugas KPK secara umum yakni melaksanakan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Adapun tugas-tugas KPK berdasarkan undang-undang yakni sebagai berikut :
  1. Koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi (TPK)
  2. Supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi
  3. Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi
  4. Melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi
  5. Melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.

Wewenang KPK

Tentu dalam pelaksanaan tugas, KPK diberikan wewenang khusus. Wewenang KPK ini penting dalam pelaksanaan tujuan KPK untuk memberantas korupsi. Berikut ini yakni wewenang-wewenang KPK sesuai undang-undang : 

  1. Mengkoordinasikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi.
  2. Menetapkan sistem pelaporan dalam aktivitas pemberantasan tindak pidana korupsi.
  3. Meminta gosip perihal aktivitas pemberantasan tindak pidana korupsi kepada instansi yang terkait.
  4. Melaksanakan dengar pendapat atau pertemuan dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi.
  5. Meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi.
Dalam melaksanakan kiprah supervisi, KPK berwenang melaksanakan pengawasan, penelitian, atau
penelaahan terhadap instansi yang menjalankan kiprah dan wewenangnya yang berkaitan dengan pemberantasan tindak pidana korupsi, dan instansi yang dalam melaksanakan pelayanan publik.
KPK juga berwenang mengambil alih penyidikan atau penuntutan terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang sedang dilakukan oleh kepolisian atau kejaksaan. Kepolisian atau kejaksaan juga wajib
menyerahkan tersangka dan seluruh berkas masalah beserta alat bukti dan dokumen lain yang dibutuhkan dalam jangka waktu tertentu.
Pengambilalihan penyidikan oleh KPK dilakukan dengan aneka macam alasan, di antaranya yakni adanya laporan masyarakat mengenai masalah korupsi yang tidak ditindaklanjuti, proses penanganan masalah korupsi secara berlarut-larut atau tertunda-tunda tanpa alasan, penanganan masalah korupsi mengandung unsur korupsi atau adanya kendala penanganan masalah korupsi sebab campur
tangan dari eksekutif, yudikatif, atau legislatif.

Nah itulah kiprah dan wewenang KPK lengkap beserta penjelasannya sesuai dengan yang tertera dalam undang-undang Republik Indonesia.